ANTARA SYUKUR DAN KUFUR

Antara Syukur dan Kufur
Artikel Lepas
6/2/2012 | 12 Rabiul Awwal 1433 H | Hits: 437
Oleh: Oktarizal Rais

Nikmat yang manakah lagi yang akan kau dustai
Setelah begitu banyak nikmat yang Dia beri
Nikmat yang manakah lagi yang akan kau ingkari
Setelah sekian luas kasih yang Dia beri
Seharusnya itu kau renungi… (Justice Voice)


Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Bismillaahirrohmaanirrohiim…

Jika manusia mau sedikit merenung dan berpikir lebih dalam, maka manusia akan menemukan sebuah kenyataan bahwa Allah SWT lebih banyak memberi mereka nikmat dibandingkan cobaan, penderitaan, kesulitan, dan sejenisnya yang manusia anggap sebagai sesuatu yang tidak enak atau tidak nyaman. Allah SWT berfirman:

“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allâh, tidaklah dapat kamu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zhalim dan sangat mengingkari (nikmat Allâh)”. (QS Ibrahim: 34)

Maka, jikalau manusia mengingat dan mencoba menghitung nikmat Allah SWT, niscaya manusia tidak pernah mampu berhenti untuk mensyukuri nikmat Allah yang telah Allah berikan. Seluruh tumbuhan dan air lautan dijadikan sebagai pena dan tinta tidak akan cukup untuk menulis nikmat Allah. Sepanjang umur manusia seharusnya dipenuhi dengan rasa syukur, bahkan mungkin seluruh umur manusia tidak akan cukup untuk mensyukuri nikmat Allah yang sangat banyak.

Pernahkah manusia menanyakan harga Oksigen di Apotik? Jika belum tahu, harganya ± Rp 25.000/ltr. Pernahkah manusia menanyakan harga Nitrogen di apotik? Jika belum tahu, harganya ± Rp 9.950/ltr. Tahukah, bahwa dalam sehari manusia menghirup 2880 ltr Oksigen & 11.376 ltr Nitrogen. Jika harus dihargai dengan rupiah, maka Oksigen & Nitrogen yang kita hirup, akan mencapai kisaran ± Rp170.000.000 / hari / manusia. Jika kita hitung kebutuhan manusia sehari (untuk bernafas saja) Rp. 170 jt, maka sebulan Rp. 5,1M / orang.

Tapi, kebanyakan manusia lebih ‘fokus’ dalam menyikapi cobaan, penderitaan, kesulitan, dan yang sejenisnya, sehingga hal itu terlihat seolah begitu besar. Kita sering mendengar, banyak manusia yang mengatakan “masalahku numpuk”. Tapi kita sangat jarang mendengar manusia mengatakan “nikmatku (dari Allah) numpuk”. Kemudian, karena terlalu memikirkan (mungkin lebih tepatnya meratapi) hal yang dianggap besar tersebut (sampai terbayang-bayang tiap jam, tiap menit, tiap detik, bahkan saat sedang sembah sujud padaNya), nikmat-nikmat dari Allah SWT yang begitu banyaknya bertaburan sering kali tertutupi begitu saja oleh ‘bayangan’ cobaan/penderitaan/kesulitan yang sebenarnya tak seberapa namun terlalu berlebihan dalam menyikapinya. Padahal bisa saja cobaan/penderitaan/kesulitan yang mereka alami adalah buah dari kelakuan manusia yang tidak sesuai dengan perintah Allah SWT, sunnah nabi Muhammad SAW, atau asas sebab-akibat.

Perhatikan firman Allah SWT berikut ini:

“Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalas melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab”. (QS. Al Mukmin: 40).

Perhatikan juga dengan seksama firman Allah SWT berikut ini:

“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.” (QS. An Nissa: 79)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/02/18397/antara-syukur-dan-kufur/#ixzz1lbRNMyic

Advertisements

Posted on 6 February 2012, in KAJIAN, LAIN-LAIN and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Khutbah Jumat Pilihan

bersama membentengi akidah ummat

masjidalfajrblog

DEWAN KEMAKMURAN MASJID AL-FAJR BANDUNG

Khutbah Jumat Pilihan

bersama membentengi akidah ummat

masjidalfajrblog

DEWAN KEMAKMURAN MASJID AL-FAJR BANDUNG

ARA

Hidup adalah amanah dari Allah Swt.

WordPress.com Apps

Apps for any screen

syiah981

bersama masuk surga

KHUTBAH JUMAT PILIHAN

bersama membentengi akidah ummat

KHUTBAH JUMAT PILIHAN

bersama membentengi akidah ummat

SITUSARA situs ara

bersama membentengi akidah ummat

"masjid tanpa warna" MASJID AL-FAJR

Membentengi akidah sesuai Al-Quran dan Hadist

ARA-SILSILAH

This WordPress.com site is the cat’s pajamas

%d bloggers like this: