KHUTBAH JUMAT MENUNAIKAN AMANAH

 Logo Al-Quran - Islam Yang BahagiaMenunaikan Amanah

﴿ أداء الأمانة

]  Indonesia –  Indonesian –[ إندونيسي

Muhammad bin Abdullah bin Mu’aidzir

Terjemah: Muzaffar Sahidu

Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

 2011 – 1432

                            

Posting :

Oleh : H.A. ROZAK ABUHASAN, MBA

https://arozakabuhasan.wordpress.com/

20130719Menunaikan Amanah

 

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.  مَنْ يَّهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُّضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.  أَشْهَدُ أَنْ لاَّإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِ يْكَ لَهُ  وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْ لُهُ   يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ    إِنَّ اللهَ   كَانَ    عَلَيْكُمْ رَقِيبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا. أَمَّا بَعْدُ

Segala puji bagi Allah, Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji, Yang memulai dan Yang mengembalikan, Yang memiliki arasy yang mulia, Yang berbuat apapun yang dikehendakiNya, ilmuNya meliputi segala sesuatu dan Dia Maha menyaksikan atas segala sesuatu.

 

Aku memuji Allah Yang Maha Suci atas segala karunia, nikmat dan petunjukNya, yang telah memuliakan anak Adam dengan akal dan kemampuan untuk berbicara dan menjalankan kewajiban. Allah berfirman:

قال الله تعالى : ﴿ وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلاً

Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kamiangkut mereka di daratan dan di lautan,(^) Kami beri merekarezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengankelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telahKami ciptakan”. QS. Al-Isro’: 70

 

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, dan tiada sekutu bagiNya, Yang Maha Perkasa dan Maha Terpuji, Sebaik-baik penolong. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya. Orang yang paling baik menyeru kepada keimanan dan tauhid dengan ikhlas dan amanah maka dia berhak mendapat gelar Al-Amin (yang terpercaya) yang diberikan oleh kaumnya.

 

Ya Allah, curahkanlah shalawat dam salam kepada hambaMu, RasulMu, Muhammad sebagai pembawa kabar gembira, pelita penerang, dan kepada seluruh keluarga, shahabat beliau yang telah mengemban amanah setelah beliau shallallahu alaihi wa sallam dan menyampaikan risalah, sebagaimana diperintahkan, serta salam sejahtera yang banyak kepada orang yang mengikuti para shahabat dengan kebaikan sampai hari kiamat.

 

Amma Ba’du,,,,

Wahai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Allah dengan ketaqwaan yang sebenarnya, baik dalam keadaan sembunyi-sembunyi atau terang-terangan, dengan menunaikan segala amanah yang telah ditawarkan kepada langit dan bumi serta gunung-gunung, namun mereka enggan dan menolak mengembannya lalu amanah tersebut diemban oleh manusia, lalu mereka menunaikannya dengan sempurna sebagaimana diperintahkan, di antara amanah tersebut teradapat amanah yang berhubungan dengan hak-hak Allah dan amanah yang berhubungan dengan hak-hak hamba.

 

* Amanah yang berhubungan dengan hak Allah ditunaikan dengan cara beribadah kepada Allah dengan ikhlas dalam menjalankan agama, mengikuti sunnah-sunnah yang telah dicontohkan oleh penghulu para rasul, Muhammad shalallahu alaihi wa sallam, tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun dalam amal perbuatan, tidak bersikap riya dalam tindakan dan prilaku. Sebab barangsiapa yang memperlihatkan kebaikannya maka Allah akan memperlihatkannya, Allah akan menampakkan sikap riya’nya di hadapan seluruh makhluk dan menyingkap kebusukannya di hadapan seluruh makhluk.

 

Di antara tandanya adalah bermaksiat kepada Allah saat berada dalam suasana sepi, saat tidak ada yang mengetahui kecuali Allah, menampakkan rasa takut kepada Allah di saat ramai, yaitu saat manusia melihatnya.

 

Camkanlah firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

قال الله تعالى : ﴿ إِنَّمَا ذَلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءهُ فَلاَ تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah setan yangmenakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orangmusyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepadamereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orangyang beriman. QS. Ali Imron: 175.

 

* Adapun bentuk menunaikan amanah yang berhubungan dengan hak-hak para hamba adalah memperlakukan orang lain dengan cara memberikan nasehat kepada mereka dengan sepenuh hati, tidak curang, menipu dan membohongi dan khianat.

 

Diriwayatkan di dalam hadits yang shahih bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Agama itu adalah nasehat”. Para shahabat bertanya: Kepada siapakah wahai Rasulullah?. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Bagi Allah, RasuNya, pemimpin kaum muslimin dan seluruh kaum muslimin”. HR. Muslim.

 

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda: “Tidak beriman salah seorang di antara kalian sehingga dia mencintai untuk saudaranya apa yang dicintainya untuk dirinya sendiri”. Muttafaq alaihi

 

Maka hendaklah para pengemban amanah kaum muslimin untuk menunaikan amanah yang bebankan kepadanya dan sadarilah bahwa Allah menyaksikan kalian dalam menunaikan amanah tersebut, menunaikan amanah tersebut dengan cara melihat secara langsung keadaan masyarakat dan setiap orang yang menjadi tanggung jawabnya, mengarahkan mereka kepada perkara yang lebih berguna bagi mereka baik dalam perkara agama atau dunia, sebab mereka bertanggung jawab di hadapan Allah tentang keadaan rakyat tersebut, sehingga dia termasuk orang yang dinaungi oleh Allah di bawah naunganNya pada hari yang tidak ada naungan padanya kecuali naungan dari Allah;

sebagaimana diberitakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam di dalam sabadanya sabda:

Tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah di bawah naunganNya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan Allah, disebutkan padanya: Imam yang adil”.HR. Bukhari.

 

Sebagiamana disebutkan di dalam hadits yang lain: “Setiap kalian adalah peminpin dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemininannya”. Muttafaq Alaihi.

 

Dan corak masyarakat beragam di antara mereka adalah yang menjadi pedagang, tukang, petani, guru, pelajar dan banyak lagi medan dan profesi hidup yang lain.

 

Yang wajib adalah agar setiap individu menunaikan amanah dengan sempurna dalam setiap profesi mereka dan hendaklah mereka menjalankannya profsei mereka dengan baik, berniat yang jujur yang teraflikasi dalam perkataan, perbuatan, dalam keadaan tersembunyi dan terang-terangan.

 

Dan disebutkan di dalam hadits yang shahih bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya Allah senang jika salah seorang di antara kalian mengerjakan suatu perbuatan dikerjakannya secara professional”. HR. Baihaqi.

 

Dan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang menipu kita maka dia bukan termasuk golongan kita”. HR. Muslim.

 

Dan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Muslim yang satu adalah sebagai saduara bagi muslim yang lain, maka dia tidak boleh menzaliminya, mengecewakannya, berdusta kepadanya dan menghinakannya, taqwa itu di sini, dan beliau menujuk kea rah dada beliau tiga kali kemudian beliau bersabda: Cukuplah buruk bagi seseorang jika dia menghinakan suadaranya semuslim, muslim yang satu adalah sebagai saudara bagi muslim yang lain. Setiap muslim atas muslim yang lain diharamkan darahnya, harta dan kehormatannya”. HR. Turmudzi.

 

Wahai sekalian hamba Allah, takutlah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah tidak menghalalkan bagi orang yang diberikan menunaikan suatu amanah lalu dia menyia-nyaiakan amanah tersebut, tidak didihalalkan bagi orang yang dimanahkan menjaga suatu barang untuk menempatkan barang tersebut pada tempat yang tidak terjaga dan janganlah dia mengambil berang tersebut kecuali dengan izin pemiliknya.

 

Ketahuilah bahwa di antara bentuk amanah dalam urusan wanita adalah agar para wali bertaqwa dan takut kepada Allah dan tidak mengahalanginya untuk menikah dengan orang yang setara dengannya, dan janganlah dia menikahkan anak wanitanya dengan orang yang tidak setara dengannya baik dalam ilmu, status social dan hendaklah dia memilihkan bagi anak wanitanya lelaki yang agamanya baik, amanah dan berakhlak mulia.

 

Disebutkan dalam hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang shahih bahwa beliau bersabda: Apabila datang kepada kalian orang yang kalian redhai dalam urusan agama dan amanahnya maka nikahkalah dia, sebab jika kalian tidak melakukannya maka sungguh akan terjadi fitnah dan kerusakan yang besar”. HR. Turmudzi.

 

Dan janganlah dia menjadikan harta sebagai obsesi tertingginya, harta adalah perbandaharaan yang akan hilang, barang yang menghalangi dan pinjaman yang mesti dikembalikan, tidak ada yang tersisa kecuali amal yang baik dan akhlak mulia dan luhur, citra yang baik. Dan berikanlah peringatan sebab peringatan itu akan memberikan manfaat bagi orang yang beriman.

 

قال الله تعالى : ﴿ إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤدُّواْ الأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُم بَيْنَ النَّاسِ أَن تَحْكُمُواْ بِالْعَدْلِ إِنَّ اللّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُم بِهِ إِنَّ اللّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepadayang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabilamenetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkandengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yangsebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah MahaMendengar lagi Maha Melihat.  QS. Al-nisa’: 58.

Semoga Allah memberikan keberkahannya bagiku dan bagi kalian semua di dalam Al-Qur’an yang mulia, dan Allah memberikan manfaat bagiku dan bagi kalian dengan ayat-ayat  Allah Yang Maha Bijaksana yang tertera di dalamnya. Hanya inilah yang bisa aku katakan dan aku memohon ampunan bagi diriku dan bagi kalian serta seluruh kaum muslimin kepada Allah yang Maha Mulia dari segala dosa. Mohonlah ampun kepadaNya dan bertaubatlah kepada Allah, sebab Dia adalah Zat Yang Pengampun lagi Maha Penyayang.

بَارَكَ الله لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ وَجَعَلَنَا الله مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذا وَأَسْتَغْفِرُ الله لِيْ وَلَكُمْ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ

kurma13KHUTBAH KEDUA

اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَـقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَ ِالله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.  أَمََّا بَعْدُ:

Segala puji bagi Allah yang telah mewajibkan kepada para hambaNya untuk menunikan amanah dan mengharamkan bagi mereka berbuat makar dan berkhianat. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya, yang Maha Esa, dan tiada sekutu bagiNya, yaitu persaksian yang dengannya aku mengharap keselamatan pada hari kiamat, dan aku bersaksi kepada Muhammad hampa dan RasulNya, penutup risalah, semoga selawat dan salam tetap tercurahkan kepada beliau, keluaraga dan para shahabat yang adilnya.

 

Amma Ba’du,,,Wahai para hamba Allah…bertaqwalah kepada Allah yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian, bertaqwalah kepada Allah baik dalam kondisi tersembunyi atau terang-terangan, takutlah kepada Allah dalam menjalankan amanah, di mana langit dan bumi serta gunung-gunung enggan menerima amanah tersebut dan kalian sanggup menerima amanah tersebut.

 

* Tunaikanlah amanah yang berhubungan dengan hak-hak Allah dan hak-hak yang berhubungan dengan manusia. Menunanikan amanah yang berhubungan dengan hak-hak Allah terwujud dengan beribadah kepada Allah, ikhlas dalam menjalankan agama, mengikuti sunah Nabi shallallahu alaihi wa sallam, janganlah mempersekutukan Allah dan riya’ dalam amal perbuatan kalian.

 

* Adapun bentuk menunaikan amanah dalam urusan yang berhubungan dengan hak-hak manusia adalah dengan bergaul manusia dengan cara menasehati mereka dan tulus dalam bergaul, tidak menipu, dusta, berkhianat dalam segala medah kehidupan. Hendaklah para pemangku tanggung jawab menunaikan apa-apa yang diwajibkan oleh Allah kepada mereka dengan mengamati keadaan rakyatnya, melihat apa-apa yang memberikan kemaslahatan bagi mereka. Kepada bapak-bapak yang mengemban tanggung jawab anak-anak mereka agar mereka memperhatikan segala perkara yang menjadi kemaslahatan bagi anak-anak mereka dan keluaraga mereka. Hendaklah para pejabat dalam urusan pendidikan menunaikan kewajiban mereka dalam urusan belajar mengajar, hendaklah mereka memperhatikan generasi muda dan memberikan mereka fasilitas yang mengarahkan mereka kepada kemaslahatan dan hendaklah menciptakan cara praktis dan singkat dalam menanamkan ilmu kepada mereka. Setiap orang muslim harus bersikap amanah dalam segala amal yang diserahkan kepada mereka dan hendaklah mereka menunaikan kewajiban mereka dengan cara yang sesuai dengan tuntutan.

Inilah yang dapat aku sampaikan, dan ucapakanlah shalawat dan salam kepada Nabi yang membawa kabar gembira dan pemberi peringatan, sebagaimana hal itu diperintahkan oleh Allah di dalam Al-Qur’an…

 

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Kepedulian kita untuk merubah kemungkaran, adalah salah satu di antara barometer keimanan kita.

Kita memohon kepada Allah agar diberi kekuatan bashirah, kekuatan hati, kekuatan ilmu, kekuatan lisan untuk membedakan antara yang hak dan yang batil, yang ma’ruf dan yang mungkar, kemudian kita bersama-sama menegakkan yang ma’ruf dan memberantas segala bentuk kemungkaran dan kebatilan.

Semoga Allah menggolongkan kita sebagai mukmin sejati, melimpahkan rahmat bagi kita, dan menjadikan kita sebagai orang-orang yang beruntung.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَىمُحَمَّدٍ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا وَ آخِرُ دَعْوَانَا الْحَمْدُِ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من
الآيات و الذكر الحكيم أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم
Assalamu`alaikum Wr. Wb

 

Menunaikan Amanah

﴿ أداء الأمانة

]  Indonesia –  Indonesian –[ إندونيسي

Muhammad bin Abdullah bin Mu’aidzir

Terjemah: Muzaffar Sahidu

Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

 

 

2011 – 1432

                            ara

Posting:

Oleh : H.A. ROZAK ABUHASAN, MBA

https://arozakabuhasan.wordpress.com/

20130719Menunaikan Amanah

Posted on 18 Juli 2013, in KHUTBAH JUMAT, LAIN-LAIN, TAUSIYAH and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Khutbah Jumat Pilihan

bersama membentengi akidah ummat

masjidalfajrblog

DEWAN KEMAKMURAN MASJID AL-FAJR BANDUNG

Khutbah Jumat Pilihan

bersama membentengi akidah ummat

masjidalfajrblog

DEWAN KEMAKMURAN MASJID AL-FAJR BANDUNG

ARA

Hidup adalah amanah dari Allah Swt.

WordPress.com Apps

Apps for any screen

syiah981

bersama masuk surga

KHUTBAH JUMAT PILIHAN

bersama membentengi akidah ummat

KHUTBAH JUMAT PILIHAN

bersama membentengi akidah ummat

SITUSARA situs ara

bersama membentengi akidah ummat

"masjid tanpa warna" MASJID AL-FAJR

Membentengi akidah sesuai Al-Quran dan Hadist

ARA-SILSILAH

This WordPress.com site is the cat’s pajamas

%d blogger menyukai ini: