Category Archives: TAUSIYAH

MUI Jabar: Lakukan Tindak Pidana, Pelaku Pemalsuan Surat Edaran Harus Segera Ditangkap

MUI Jabar: Lakukan Tindak Pidana, Pelaku Pemalsuan Surat Edaran Harus Segera Ditangkap

8 Desember 2015

ust rafani akhyar

ALHIKMAH.CO— Terkait beredarnya Surat Palsu waspada wahabi ekstrem yang mencatut institusi MUI Jabar, Sekretaris Umum MUI Jabar HM Rafani Akhyar menegaskan bahwa MUI Jabar akan berkoordinasi dengan Kemenag Jabar dan juga aparat penegak hukum guna menangkap pelaku pemalsuan surat edaran palsu ihwal mewaspadai wahabi esktrem dan KH Athian Ali.

“Itu sudah masuk tindak pidana. Kami segera berkoordinasi dengan Kemenag Jabar yang juga telah membantah mengeluarkan surat edaran tersebut dan pihak kepolisian,” kata Rafani Akhyar di Bandung, Senin (07/12/2015).

Pihak MUI Jabar mengaku telah mendapat beberapa informasi terkait dugaan pelaku pencatutan nama dan pemalsuan surat edaran ini. “Ini untuk bahan awal penelusuran. Selanjutnya kita serahkan pada pihak yang berwajib,” tambah Rafani.

Rafani menilai tindak pemalsuan ini dinilai sangat membahayakan persatuan umat Islam.”Apalagi isu yang berkembang, mengadu-domba kelompok ahlus sunnah. Ini sangat berbahaya, aparat diharapkan cepat bertindak,” pungkasnya.

MUI Jabar telah mengeluarkan klarifikasi secara resmi dalam surat bernomor 657/MUI-JB/XII/2015. Dalam surat resmi tersebut, MUI Jabar membantah telah mengeluarkan surat edaran 080/SE-037-MUI-JB yang dicatut dalam surat edaran palsu tersebut. Sebelumnya, Kemenag Jabar pun telah menegaskan bahwa surat edaran yang berisi mewaspadai wahabi ekstrem dan pengajian KH Athian Ali adalah surat palsu dan fitnah. (mr/alhikmahco)

 

KLARIFIKASI MUI JABAR MENGENAI FITNAH

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provisi Jawa Barat telah memberikan klarifikasi kepada Dewan Kemakmuran Masjid Al-Fajr :

  1. MUI Jabar tidak pernah menerbitkan surat edaran dengan No. 080/SE-037-MUI-JB
  2. Sesuai arsip MUI Jabar tentang surat keterangan untuk kepentingan penyusunan Tesis dengan judul “Pemberian Wasiat Wajibah Kepada Ahli Waris non Muslim Menurut Persfektif Hukum Islam”
  3. Kantor Kementerian Agama Provisi Jawa Barat telah pula membantah adanya Surat Edaran palsu tentang Kewaspadaan Terhadap Ajaran Wahabi Salafi di Wilayah Kota Bandung dan sekitarnya.
  4. Menghimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati terhadap adanya upaya adu domba.
  5. Akan melakukan koordinasi dengan Kemenag dan aparat keamanan untuk menelusuri dan menyelidiki pihak-pihak yang memalsukan surat MUI dan surat Kemenag Jawa Barat.
  6. Adapun surat Majelis Ulama Indonesia Provisi Jawa Barat perihal Klarifikasi Surat Edaran adalah :

FITNAH MUSUH-MUSUH ISLAM

ALHIKMAHCO,–  Kementrian Agama Jawa Barat (Kemenag Jabar) secara resmi merilis klarifikasi atas Surat Edaran Palsu Tentang Kewaspadaan Terhadap Ajaran Wahabi yang mencatut institusi mereka. Surat bernomor KW. 10.1/2 Kp. 04.2.2195/2015 ini dikatakan Kepala Kemenag Kanwil Jabar A. Buchori, dipalsukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Kami tidak pernah menerbitkan surat edaran tentang kewaspadaan terhadap ajaran Wahabi Salafi Ekstrem sebagaimana yang tersebar di pelbagai media sosial. Surat itu palsu,” kata Buchori, Jumat (04/12/2015).

“Setelah dicek di arsip surat, seharusnya tentang cuti bersama dalam rangka peringatan KAA April kemarin,” lanjut Buchori.

Isi surat tersebut menyatakan, masyarakat diimbau waspada terhadap ajaran Wahabi ekstrem yang diketuai KH Athian Ali yang merupakan pimpinan DKM Masjid Al-Fajr di kawasan Cijagra, Kota Bandung. (baca: Kemenag Jabar: KH Athian Ali Mitra Kami dan Tokoh Terpandang)

“Kepada masyarakat yang sering mengikuti pengajian beliau diimbau untuk jangan terpengaruh oleh gaya ceramahnya yang berapi-api,” demikian kutipan surat edaran palsu tersebut. (baca: Kemenag dan MUI Jabar NIlai Ada Upaya Adu Domba Sesama Umat Islam)

Dilanjutkan, hasil pengumpulan infak sedekah dari pengajian di Masjid Al-Fajr untuk membiayai kegiatan pengiriman ISIS warga Bandung ke Timur Tengah. “Waspada terhadap ceramahnya.” (nurull/alhikmah/kemenagjabar/sindonews)

Catatan:

Fitnah mereka demikian kejam dan berani memalsukan Surat Edaran Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat sebagai berikut :

Surat-Edaran-Palsu-mengatasnamakan-Kepala-Kemenag-Jabar-jpeg.image_

Atas dasar Edaran Palsu di atas, DKM Al-Fajr meminta klarifikasi dengan surat No.53/DKM/Set/XII/2015 tanggal 4 Desember 2015 sbb.:

Surat DKM Al-Fajr ke Kemenag Jabar`

Adapun klarifikasi yang diberikan oleh Kemenag Prov. Jabar :

Surat Kemenag Jabar-Klarifikasi

Hati-Hati Aliran Sesat

GAFATAR REINKARNASI QI & KOMAR                                                           http://www.sigabah.com/beta/gafatar-reinkarnasi-qi-komar/

15+-+1 Allah Allah

Beberapa hari terakhir ini, Indonesia kembali digemparkan dengan ulah salah satu kelompok aliran sesat bernama Gafatar singkatan dari “Gerakan Fajar Nusantara” yang dulu bernama “Al-Qiyadah Al-Islamiyah”. Karena nama yang terkahir ini sudah diblacklist oleh MUI dan Pemerintah,  mereka pun berubah nama menjadi Gafatar, ajaran, manhaj, akidahnya pun sama. Bahkan, nabi mereka tetap Mushaddeq yang kini masih dikerangkeng. Namun, ulah Gafatar terlihat lebih konyol dan vulgar sebab mereka mangajak anggotanya seluruh Indonesia untuk melakukan eksodus ke Kalimantan, ini tak jauh beda dengan An-Nadzir yang ada di Samata Gowa, mereka seakan-akan mendirikan negara dalam negara.

Kita setuju dengan apa yang disampaikan KH. M. Amin Djamaluddin, Pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) Jakarta, bahwa Gafatar adalah reinkarnasi Al-Qiyadah Al-Islamiyah dan Komar (Komunitas Millah Abraham), setelah “nabi” Ahmad Moshaddeq ditangkap dan divonis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya pada 29 Oktober 2007 dan divonis pada 23 April 2008) dengan hukuman penjara 4 (empat) tahun.

Menurut KH. Amin, dalam rapat pengurus lengkap, pada Sabtu, 12 September 2009 di Jalan Raya Puncak KM 79, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, dalam pengarahan Ketuanya pada saat itu antara lain mengatakan, “12 September 2009 ini adalah sebuah saah baru, sejarah baru dan catatlah peristiwa ini baik-baik.” (hal. 16)

“Suatu hal yang perlu kita cerdasi, Allah bukanlah orang Arab dan Dia (Allah) sangat mengerti apabila manusia beribadah kepada-Nya menggunakan bahasa apa pun yang digunakannya. Ini merupakan sebuah aqidah bersejarah yang aku ungkapkan kepada kalian, pada tanggal 12 September 2009 bersejarah ini. Ini merupakan suatu yang baru dari Alqi (Al-Qiyadah Al-Islamiyyah, pen) kita bergeser menuju Millah Abraham. Kalau nanti orang mempermasalahkan nama yang kamu gunakan, maka katakanlah kepada mereka, kamu adalah Komunitas Millah Abraham.” (hal. 17).

“Pada masa transisi, penyesuaian merupakan suatu yang logis. Dengan adanya peralihan dari Alqi (Al-Qiyadah Al Islamiyyah, pen) kepada Komunitas Millah Abraham, tentu saja perlu penyesuaian, perlu perubahan struktur.” (hal. 22)

Dengan mereka berganti nama (baju) dari Al-Qiyadah Al-Islamiyyah menjadi Millah Abraham, akhirnya mereka bisa leluasa dan bebas mengembangkan organisasinya di seluruh Indonesia. Mereka hanya merubah namanya saja, akan tetapi ajarannnya masih tetap sesat, karena mengikuti ajaran ”nabi” Ahmad Moshaddeq.

Alhamdulillah, Gubernur Aceh telah mengeluarkan SK yang berisi larangan untuk Millah Abraham di seluruh wilayah Aceh dengan SK Gubernur Aceh No. 9 tahun 2011, pada Kamis 26 April 2012. Akhirnya mereka berganti nama (baju) lagi dari Millah Abraham menjadi Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara). Dengan nama baru ini, mereka melakukan kegiatan sosial di mana-mana di seluruh Indonesia.

Kemudian, pada hari Kamis, 7 Juni 2012, koran Radar Depok memuat wawancara jarak jauh dengan penulis, (pada saat itu, penulis sedang pulang kampung ke Udik Bima, NTB). Penulis tidak bisa mendengar suara wartawan Radar Depok tersebut, karena suara Hpnya terputus-putus. Wartawan Radar Depok bertanya kepada penulis tentang Gafatar yang kegiatannya luar biasa di Depok. Penulis jawab bahwasanya Gafatar itu pada intinya masih tetap mengikuti ajaran yang bersumber dari Ahmad Moshaddeq. Perlu diketahui bahwasanya Ahmad Moshaddeq ini berasal dari Pesantren Al-Zaytun NII KW-9, Al-Qiyadah Al-Islamiyyah dan juga Millah Abraham. Wawancara antara penulis dengan wartawan Radar Depok via telepon ini, dimuat oleh Radar Depok pada hari Jumat, 8 Juni 2012.

Setelah Radar Depok menurunkan berita hasil wawancara dengan penulis tersebut, akhirnya beberapa pimpinan Gafatar mendatangi redaksi koran Radar Depok dan mereka memprotes keras berita tersebut. Maka pada saat itu pula, wartawan Radar Depok menelepon penulis, dan penulis jawab bahwa penulis masih di kampung, belum pulang ke Jakarta.

Setelah penulis tiba di Jakarta, maka pada Senin 11 Juni 2012, datanglah beberapa orang pengurus Gafatar ke kantor LPPI di Jalan Tambak No. 20B Jakarta Pusat. Di Kantor LPPI, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gafatar Jawa Barat, Ir. La Ode Arsam Tira protes dan marah-marah kepada penulis. Penulis hanya mendengarkan dan diam saja saat Ir. Laode marah-marah tersebut.

Setelah kemarahan Ir. Laode mereda, maka penulis mengambil buku-buku asli tulisan Ahmad Moshaddeq dan buku tulisan Ketua Umum Gafatar, Mahful Muis Hawari dan penulis perlihatkan buku-buku tersebut kepada mereka semuanya.

Buku tulisan Ketua Umum Gafatar, Mahful Muis Hawari yang berjudul: Teologi Abraham Membangun Kesatuan Iman, Yahudi, Kristen dan Islam. Penulis menilai bahwa buku ini merupakan missi Yahudi untuk menghancurkan Islam dari dalam.

Buku tulisan Ahmad Moshaddeq yang berjudul: Eksistensi dan Konsekuensi Sebuah Kesaksian, dengan editor Mahful Muis, S.Ag, M.A. Di dalam buku tersebut terdapat tulisan Ahmad Moshaddeq dan juga tulisan Mahful Muis, S.Ag, M.A. Buku tulisan Ahmad Moshaddeq yang berjudul: Al Masih Al Maw’ud & Ruhul Qudus Dalam Perspektif Taurat, Injil & Al-Qur`an.

Buku dengan judul: Ruhul Qudus yang Turun Kepada Al Masih Al Maw’ud. Di dalam buku tersebut, pada hal. 191, 192 hampir seluruh Pengurus Gafatar telah berbai’at kepada ”nabi” Ahmad Moshaddeq.

Buku yang ke-4 ini hanya copyannya saja, karena buku yang asli sudah disita oleh Polda Metro Jaya sebagai bukti penodaan agama, sewaktu penulis melaporkan Ahmad Moshaddeq di Polda Metro Jaya tahun 2007, delapan tahun yang lalu, sehingga divonis 4 (empat) tahun penjara.

Setelah mereka melihat buku-buku asli tersebut, terutama buku tulisan Ketua Umumnya, alangkah kagetnya mereka. Penulis berkata kepada Ir. La Ode, “Buku tulisan Ketua Umum Gafatar ini berisi misi Yahudi, yaitu untuk menyesatkan umat Islam, sama dengan misinya Millah Abraham!”

Penulis juga memperlihatkan kepada mereka Susunan Pengurus Gafatar lengkap dengan foto-foto mereka dengan latar foto berwarna orange serta nomor urut bai’at mereka kepada Ahmad Moshaddeq.

Setelah penulis memperlihatkan buku-buku asli tersebut kepada mereka, termasuk buku tulisan Ketua Umum Gafatar dan buku tulisan Ahmad Moshaddeq tersebut, maka Ir. La Ode yang tadinya marah-marah kepada penulis, akhirnya dia berkata kepada penulis, ”Pak Amin ini orang tua kita, tempat kita bertanya berbagai masalah agama,” sambil memegang bahu penulis. Kemudian setelah itu, mereka pun pulang.” (copy kartu namanya terlampir).

Beruntunglah kita masih memiliki ulama yang istiqamah semisal KH. M. Amin Djamaluddin, begitu pula kita masih memiliki lembaga keulamaan yang berhak menentukan dan merumuskan jenis ajaran yang menyimpang, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI). Setidaknya ada sepuluh kriteria yang ditetapkan oleh MUI.

Pertama, mengingkari rukun iman dan rukun Islam. Kedua, meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar’i (Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Saw). Ketiga, meyakini turunnya wahyu setelah Al-Qur’an.

Keempat, mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Al-Quran.
Kelima, melakukan penafsiran Al-Qur’an yang tidak berdasarkan kaidah tafsir.
Keenam, mengingkari kedudukan hadits nabi sebagai sumber ajaran Islam. Ketujuh, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.

Kedelapan, mengingkari Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul terakhir. Kesembilan, mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah.
Kesepuluh,  mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i.

Melihat kriteria aliran sesat yang ditetapkan MUI Pusat tersebut, maka kita melihat Gafatar adalah aliran sesat yang sangat sempurna, hampir semua kriteria masuk di dalamnya. Melanggar poin kedelapan saja, dengan meyakini ada nabi setelah Nabi Muhammad saw., maka secara total keislaman seseorang akan rontok alias batal.

Dengan berpatokan oleh rumusan kriteria aliran sesat di atas, maka tidak susah mendiagnosa ajaran sesat yang diamalkan oleh golongan mana pun, termasuk dapat dijadikan sebagai alat untuk membendung dan meringkus penganut aliran Gafatar. Wallahu A’lam!

Diadaptasi dari tulisan KH. M. Amin Djamaluddin (Pimpinan LPPI Jakarta) dan Ustadz Ilham Kadir, Wasekjen Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Sulsel.

Editor: Amin Muchtar, Anggota Komisi Akidah Dewan Hisbah PP Persis, sigabah.com/beta

share by :ara

https://arozakabuhasan.wordpress.com/

http://membentengiakidah.blogspot.co.id/

RAMADHAN UNTUK MERAIH PREDIKAT TAQWA

Ramadhan RAMADHAN UNTUK MERAIH  PREDIKAT TAQWA

إِنَّ الْحَمْدُِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُبِااللهِ مِنْ شُرُوْرِ اَنْفُسِنَا وِمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَّهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُّضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ
اَشْهَدُ اَنْ لآَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللّهُمَّ صَلِّى عَلىَ مُحَمَّد وَعَلَى آلِهِ وَصَحـْبِهِ اَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ؛

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Ilahi Robbi yang telah memberikan limpahan kenikmatan yang tidak pernah berhenti dikucurkan-Nya kepada kita; kenikmatan yang tidak mungkin bagi kita untuk menghitung-hitungnya; Kita bersyukur atas segala Karunia-Nya terutama nikmat Iman, Nikmat Islam, nikmat Rezeki dan Kesehatan serta kesempatan beribadah dalam bulan Ramadhan sampai hari ini.

Sholawat serta salam semoga Allah curahkan selalu kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW., kepada keluarga dan sahabatnya serta kepada kita dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman., Amin Ya Robbal Alamin.

Jamaah sekalian Rohimakumullah
Bulan Ramadhan, bulan mulia yang penuh barokah; bulan Ramadhan bulan rahmat dan Ramadhan sebagai bulan ampunan semoga Allah memuliakan dan memberikan berkah serta merahmati kita semua; serta semoga Allah mengampuni kita semua. Amin Ya Robbal Alamin.

Hadirin Rohimakumullah
Tiada terasa hari demi hari demikian cepat berlalu, akankah Ramadhan ini akan kita jalani seluruhnya, dan apakah Ramadhan yang akan datang dapat kembali kita jumpai, tak seorang yang tahu hanya doa saja yang dapat kita mohonkan. Semoga Ramadhan ini dapat kita jalani seluruhnya, demikian pula semoga Ramadhan yang akan datang masih dapat kita jumpai, Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.
Ikhwatal Iman rahimakumullah… jamaah yang berbahagia.
Ramadhan yang saat ini kita jalani, merupakan bulan Tarbiyah / pendidikan. Allah mewajibkan puasa ini tidak lain agar kita bisa meraih taqwa. firman Allah :
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (QS. 2 : 183)
Hadirin semoga dirahmati Allah.
Keutamaan takwa sangat sering kita dengar, antara lain firman Allah,
وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا
Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. (Q.s. ath Thalaq: 2).

Juga firman-Nya
, وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا
Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. (Q.s. ath Thalaq: 4).

Firman Allah QS. Ath Thalaq ayat 5 :
وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا
Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menutupi kesalahan-kesalahannya, dan akan melipatgandakan pahala baginya. (Q.s. ath Thalaq: 5).

HADITS ARBA’IN NAWAWI 18 (PERBUATAN BAIK/TAKWA DAPAT MENGHAPUS DOSA)

عن أبي ذر جندب بن جنادة وأبي عبدالرحمن معاذ بن جبل رضي الله عنهما عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال ” اتق الله حيثما كنت , وأتبع السيئة الحسنة تمحها وخالق الناس بخلق حسن ” رواه الترمذي , وقال : حديث حسن وفي بعض النسخ : حسن صحيح

Dari Abu Dzar, Jundub bin Junadah dan Abu ‘Abdurrahman, Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda :

“Bertaqwalah kepada Allah di mana saja engkau berada dan susullah sesuatu perbuatan dosa dengan kebaikan, pasti akan menghapuskannya dan bergaullah sesama manusia dengan akhlaq yang baik”.
(HR. Tirmidzi, ia telah berkata : Hadits ini hasan, pada lafazh lain derajatnya hasan shahih) [Tirmidzi no. 1987]

Hal ini sejalan dengan firman Allah : “Sesungguhnya segala amal kebajikan menghapus segala perbuatan dosa”. (QS. Huud : 114)
Sabda beliau “bergaullah sesama manusia dengan akhlaq yang baik” maksudnya bergaullah dengan manusia dengan cara-cara yang kamu merasa senang bila diperlakukan oleh mereka dengan cara seperti itu.

Ketahuilah bahwa yang paling berat timbangannya di akhirat kelak adalah akhlaq yang baik.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda : “Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kamu dan yang paling dekat kepadaku posisinya pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaqnya diantara kamu”.

Akhlaq yang baik adalah sifat para nabi, para rasul dan orang-orang mukmin pilihan. Perbuatan buruk hendaklah tidak di balas dengan keburukan, tetapi dimaafkan serta dibalas dengan kebaikan.

Semoga ibadah Ramadhan kita tahun ini, di terima Allah dan kita mendapatkan predikat taqwa.
أَقُولُ قَوْ لِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُوا اللهَ ِليْ وَ لَكُمْ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيْمُ.
KHUTBAH KEDUA
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَلِيُّ الصَّالِحِيْنَ , وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا خَاتَمُ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ أَمَّا بَعْدُ

Jamaah yang berbahagia.

Pernahkah kita berpikir kalau ramadhan ini adalah ramadhan terakhir yang Allah taqdirkan buat kita, maka apa yang kita akan perbuat di dalamnya?
Seseorang yang tahu kalau hidupnya akan berakhir saat itu, pastinya dia akan menyiapkan segala bekalnya dengan sebaik dan sesempurna mungkin.
Maka dia akan menjadikan ramadhannya kali ini menjadi ramadhan terbaik dan berkualitas dari sebelum-sebelumnya.

Maasyiral muslimin rahimakumullah…

Mari kita berdoa :

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَحْمَدُكَ وَنَسْتَعِيْنُكَ وَنَسْتَهْدِيْكَ وَنَعُوْذُ بِكَ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ وَنُثْنِيْ عَلَيْكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ نَشْكُرُكَ وَلاَ نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ اللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَكَ نُصَلِّيْ وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ نَرْجُو رَحْمَتَكَ وَنَخْشَى عَذَابَكَ إِنَّ عَذَابَكَ الْجِدَّ بِالْكُفَّارِ مُلْحَقٌ

Ya Allah, sesungguhnya kami memuji-Mu, meminta tolong kepada-Mu, dan memohon petunjuk dari-Mu, kami berlindung dan bertawakal kepada-Mu, kami memuji-Mu dengan segala kebaikan, kami bersyukur atas semua nikmat-Mu, kami tidak mengingkari-Mu, kami berlepas diri dari siapa pun yang durhaka kepada-Mu. Ya Allah, hanya kepada-Mu kami menyembah, hanya untuk-Mu shalat dan sujud kami, dan hanya kepada-Mu kami berusaha dan bergegas, kami sangat mengharapkan rahmat-Mu dan takut akan siksa-Mu, sesungguhnya azab-Mu benar-benar ditimpakan kepada orang-orang kafir.
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ

Ya Allah, kami memohon kepada-Mu segala kebaikan di dunia dan akhirat yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui, dan kami berlindung kepada-Mu dari semua keburukan di dunia dan akhirat yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui.
رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَاِسْرَافَنَا فِى اَمْرِنَا وَثَبِّتْ اَقْدَامَنَا وَنْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ

Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami, tetapkanlah Pendirian kami, tolonglah kami terhadap kaum kafir (Ali Imran 147)
رَبَّنَالاَتُزِغْ قُلُوْبَنَابَعْدَ اِذْهَدَ يْتَنَا وَهَبْ لَنَامِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ.
رَبَّنَاهَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَجَعَلْنَا لِلْمُتَّقِنَ اِمَامًا
رَبَّنآاَ اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الاخِرَةِحَسَنَةً وَقِنَاعَذَابَ النَّارِْ.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ وَاَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْلأَبْرَارِ يَا عَزِيْزُ يَاغَفَارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

AMIN YA ROBBAL ALAMIN.
أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْم
Assalamualaikum Wr. Wb.

2014-09-26 08.50.26Diedit ulang untuk Khutbah Jumat/Tausiyah
Oleh
H.A. ROZAK ABUHASAN, MBA

http://arasitusislam.com/

https://arozakabuhasan.wordpress.com/

http://arozakabuhasan.blogspot.com/

BERSAMA MASUK SURGA

BERTOLONG-TOLONGAN DALAM KEBAIKAN  

http://arasitusislam.com/

2014-09-26 08.50.26

BERTOLONG-TOLONGAN DALAM KEBAIKAN

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته
Untuk saling ingat mengingatkan diantara kita, agar supaya kita tidak tersesat dari jalan yang lurus, mari kita tingkatkan ketaqwaan kita untuk bersama masuk surga, semoga Allah Swt. ridho, :

Firman Allah QS. Al-Jaatsiyah 45:23
أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَى عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَى بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya[1384] dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

[1384] Maksudnya Tuhan membiarkan orang itu sesat, karena Allah telah mengetahui bahwa Dia tidak menerima petunjuk-petunjuk yang diberikan kepadanya. (Qs.Al Jaatsiyah 45:23)

Firman Allah QS. Muhammad 47:16-17
وَمِنْهُمْ مَنْ يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ حَتَّى إِذَا خَرَجُوا مِنْ عِنْدِكَ قَالُوا لِلَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ مَاذَا قَالَ ءَانِفًا أُولَئِكَ الَّذِينَ طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ
وَالَّذِينَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَءَاتَاهُمْ تَقْوَاهُمْ
16. dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu orang-orang berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi): “Apakah yang dikatakannya tadi?” mereka itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka.

17. dan orang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan Balasan ketaqwaannya. (QS. Muhammad 47:16-17)

Firman Allah QS. Ali Imran 3: 104

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar[217]; merekalah orang-orang yang beruntung. (QS3:104)

[217] Ma’ruf: segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah; sedangkan Munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya.

Kita renungkan Firman Allah (QS.Al-Bayyinah 98: 5)

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَ‌ٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ ﴿٥﴾                                                Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus[1595], dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus.

Semoga bermanfaat,
السلام عليكم ورحمة الله و بركاته

      ara

a. rozak abuhasan

http://arasitusislam.com/                                                         https://arozakabuhasan.wordpress.com/                                http://arozakabuhasan.blogspot.com/                              http://membentengiakidah.blogspot.co.id/                   http://arozakabuhasan.blogspot.com/                             https://alfajrbandung.wordpress.com/   https://plus.google.com/+AROZAKABUHASANMBA https://fuuindonesia.wordpress.com/                           https://masjidtaqwast.wordpress.com/                                             https://alfajrmasjid.wordpress.com/                                                           https://taqwast.wordpress.com/ 

 

 

 

 

Adab Seorang Istri Kepada Suami

Hadits ke 13 – Kitab Nurul Iman – Adab Seorang Istri Kepada Suami
http://www.majelisrasulullah.org/2015/02/hadits-ke-13-%E2%80%93-kitab-nurul-iman-%E2%80%93-adab-seorang-istri-kepada-suami/ wr
February 27, 2015

Tausiah
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
للّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ شُكْرًا وَلَكَ الْمَنُّ فَضْلاً وَاَنْتَ رَبُّنَا حَقاًّ وَنَحْنُ عَبِيْدُكَ رِقاًّ
اللّهُمّّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ مِفْتَاحِ بَابِ رَحْمَةِ اللهِ عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ اللهِ صَلاَةً وَسَلاَمًا دَائِمَيْنِ بِدَوَامِ مُلْكِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِه
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللّهُ تَعَالى عَنْهُ عَنْ رَسُوْلِ اللّه صَلَى اللّه عَلَيْهِ وَآلِهِ وصَحْبِه وَسَلَمْ
قَالَ; ((إِذَا بَاتَتِ المَرْأَةُ مُهَاجِرَةً فِرَا شَ زَوْجِهَا لَعَنَتْهَا المَلَٰائكة حَتَى تَرْجِعَ)) ۔رواه البخاري ومسلم۔
Artinya ; Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW Bersabda.
“Jika seorang istri berpisah kasur dengan suaminya, malaikat melaknatnya sampai dia pulang”
(H.R Bukhari & Muslim)
Hadits ini di riwayatkan oleh Abu Hurairah atau Abdurahman bin Sohkr dan banyak meriwayatkan ribuan hadits –hadits Rasulullah Saw padahal duduk bersama Rasululah saw masih anak anak akan tetapi perhatian betul dengan hadits nya Rasulullah Saw.
Ada sahabat yang bernama Abi Darda yang setelah wafatnya Rasulullah Saw beliau tinggal di kota syam atau siryia sementara ada sahabat yang tinggal di Madinah Al Munawarah ingin menanyakan 1 hadits yang mana hadits itu beliau tidak dengar langsung dari Rasulullah Saw walaupun beliau sahabat nabi Muhammad Saw.
Beliau ingin mendengar langsung dari orang yang mendengar langsung dari baginda Rasulullah Saw. perlu kita perhatikan bahwa pentingnya hadits Rasulullah Saw dengan melihat bagaimana perjuangan sahabat – sahabat nabi Muhammad Saw untuk menjaga ini hadits atau sabda –sabda dari baginda Rasulullah Saw, sehingga ada shahih bukhari, sahih muslim, ada sunan abi daud dst.
Jadi mereka tidak sembarangan dengan melakukan perjalanan dari madinah menuju syam hanya ingin mendengar satu hadits yang di dengar oleh Abu Darda padahal perjalanan dari Madinah al munawarah menuju ke Syam selama 1 bulan perjalanan dan 1 bulan lagi kembali ke Madinah sehingga tatkala berjumpa dengan Abi Darda ditanyakan oleh beliau “engkau datang dari mana ?” Dijawab “Aku datang dari Madinah Al Munawarah”,
Ada perlu apa datang kemari kata Abu Darda, ‘’ Aku datang ke Syam hanya ingin mendengarkan hadits yang kau dengar langsung dari Rasulullah Saw maka terharu dan menangislah Abu Darda sehingga beliau memberikan kabar gembira kepada sahabat nabi yang datang dengan hadits yang beliau dengar juga dari Rasulullah Saw
ومَنْ سَلَكَ طَريقاً يَلتَمِسُ فِيه عِلماً ، سَهَّلَ الله لَهُ بِهِ طَريقاً إلى الجَنَّةِ
“Barangsiapa menempuh suatu jalan mencari ilmu padanya, niscaya Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”
Sebelum hadits yang belum di dengar oleh sahabat tadi lalu Abu Darda setelah itu menyampaikan hadits
الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا مَنْ فِى الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَاء
“Orang-orang yang penyayang niscaya akan disayangi pula oleh ar-Rahman (Allah). Maka sayangilah yang di atas muka bumi niscaya Yang di atas langit pun akan menyayangi kalian”.
Inilah contoh bagaimana orang –orang dulu menghargai sabda Nabi Muhammad Saw. Imam Malik kalau mau menyampaikan

Hadits Rasulullah Saw beliau mengajar di Masjid Nabawi dekat maqom Rasulullah Saw, beliau menyampaikan hadits dari fulan dan dari fulan hingga sampai shohibul maqom yang di kebumikan disini yaitu Rasulullah Saw dan kalau beliau mau menyampaikan Hadits maka beliau mandi terlebih dulu , memakai jubahnya , memakai sorbanya , memakai imamahnya , memakai gahrunya , memakai minyak wanginya , kemudian baru menyampaikan Hadits Rasulullah Saw.

Pernah di suatu ketika beliau di sengat oleh kalajengking akan tetapi beliau tidak bergerak sedikitpun karena menghormati sabda Rasulullah Saw karena
إِنْ هُوَ إِلا وَحْيٌ يُوحَى
Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).
(QS: An-Najm Ayat: 4)

Kita kembali ke hadits di atas إِذَا بَاتَتِ المَرْأَةُ Yang artinya apabila telah tertidur seorang wanita yaitu tidur di malam hari , kenapa di maksudkan di malam hari ? karena kebanyakan hajatnya itu di waktu malam waktu yang tentram ( bagi suami istri ) ‘’ dan ketika seorang istri menjauhi suaminya atau sampai pisah ranjang seorang istri membiarkan suaminya tidur dalam kesendirian atau seorang istri tidur dekat dengan suaminya akan tetapi membelakangi suaminya kecuali sudah tertidur karena tidak sengaja, maka wanita yang seperti itu لَعَنَتْهَا المَلَٰائكة di laknat oleh malaikat حَتَى تَرْجِعَ Sampai dia balik lagi maksudnya adalah sampai pagi hari di laknat oleh malaikat .

Inilah adab yang diajarkan oleh Rasulullah saw, maka di sini perlu di perhatikan maksiat kepada suami berarti maksiat terhadap Allah Swt ,kemurkaan suami berarti kemurkaan Allah Swt, buktinya adalah ketika seorang istri membelakangi suami malaikat ikut melaknatnya. Manakala seorang anak wanita telah menikah maka patuhnya seorang istri bukan kepada ayah ibunya lagi akan tetapi dengan seorang suami. kalau suami bilang jangan keluar maka wajib di turuti selagi seorang suami tidak menyuruh maksiat maka wajib mematuhinya.

Ciri ciri wanita Salihah النِّسَاءِ خَيْرٌ
‘’ Sebaik –baik wanita Kalau lihat wajahnya membuat engkau bahagia dan kalau di suruh maka akan taat ,dan kalau di tinggal akan menjaga dirinya ( kehormatanya ) dan dia menjaga harta mu ‘’

Bila ingin menikah maka hendaknya mempelajari perkara dalam bab nikah karena banyak perceraian di rumah tangga karena tidak tau masalah yang seperti ini. suami menuntut haknya dan seorang istri menuntut haknya sehingga saling berebutan hak . Bahkan ada yang mengatakan si istri meletakan tangan nya diatas tangan suaminya sambil meminta maaf .

http://bit.ly/1Bf0r8T

Read the rest of this entry

KHUTBAH JUMAT PILIHAN

bertolong-tolongan dalam kebaikan

KHUTBAH JUMAT PILIHAN

bertolong-tolongan dalam kebaikan

KHUTBAH JUMAT PILIHAN

bertolong-tolongan dalam kebaikan

KHUTBAH JUMAT PILIHAN

bertolong-tolongan dalam kebaikan

SITUSARA situs ara

bertolong-tolongan dalam kebaikan

masjid alfajr "masjid tanpa warna"

Membentengi akidah sesuai Al-Quran dan Hadist

ARA-SILSILAH

This WordPress.com site is the cat’s pajamas

A. ROZAK ABUHASAN

A great WordPress.com site

Kumpulan Khutbah Jumat

bertolong-tolongan dalam kebaikan

Masjid Tanpa Warna "MASJID ALFAJR"

email: alfajrbandung@yahoo.com Jl. Cijagra Raya No.39 Bandung 40265 INDONESIA

FORUM ULAMA UMMAT INDONESIA (F U U I)

"PEMERSATU ULAMA DAN UMMAT"

Kumpulan Khutbah Jum'at

Kumpulan Khutbah Jum'at

KUMPULAN KHUTBAH JUM`AT

Group SITUSARA by A. ROZAK ABUHASAN

bertolong-tolongan dalam kebaikan

www.fuui.wordpress.com--sarana komunikasi ulama & ummat

Memurnikan Tauhid menuju Jihad Fi Sabilillah

Ulama Sunnah

Kumpulan Biografi, Artikel dan Fatwa Ulama Ahlussunnah

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: